CONTOH LAPORAN MATA KULIAH PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DASAR
Admin berbagi mengenai contoh laporan mata kuliah ini dengan maksud sebagai referensi pembelajaran mengenai cara atau pengerjaan praktikum yang sudah di dilalui admin.
semoga bermanfaat
Link Donwload Full File Word
Admin berbagi mengenai contoh laporan mata kuliah ini dengan maksud sebagai referensi pembelajaran mengenai cara atau pengerjaan praktikum yang sudah di dilalui admin.
semoga bermanfaat
Link Donwload Full File Word
PERCOBAAN I
BEKERJA DI RUANG PRAKTIK MIKROBIOLOGI
LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DASAR
OLEH
NAMA : MUHAMMAD HENDRA
NIM : J0B112211
KELOMPOK : 2 (DUA)
ASISTEN : M. AGUS SETIAWAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NASIONAL
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
BANJARBARU
2013 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Tujuan Praktikum
Praktikum ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa prinsip-prinsip berpraktikum,
alat dan bahan serta cara penggunaan dan pemeliharaan yang baik.
alat dan bahan serta cara penggunaan dan pemeliharaan yang baik.
I.2 Dasar Teori
Mikrobiologi adalah telaah mengenai organisme hidup yang berukuran mikroskopis.
Mikroorganisme terdiri dari lima kelompok organism yaitu bakteri, protozoa, virus,
sera algae dan cendawan mikroskopis. Di bidang mikrobiologi kita mempelajari
banyak segi mengenai jasad-jasad renik ini (juga dinanamakan mikroba atau protista)
di mana adanya, ciri-cirinya, kekerabatan antara sesamanya seperti juga dengan
kelompok organisme lainnya, pengandaliannya, dan peranannya dalam kesehatan serta
kesejahtaraan kita. Mikroorganisme sangat erat kaitannya dengan kehidupan kita (Pelczar, 1998).
Mikroorganisme terdiri dari lima kelompok organism yaitu bakteri, protozoa, virus,
sera algae dan cendawan mikroskopis. Di bidang mikrobiologi kita mempelajari
banyak segi mengenai jasad-jasad renik ini (juga dinanamakan mikroba atau protista)
di mana adanya, ciri-cirinya, kekerabatan antara sesamanya seperti juga dengan
kelompok organisme lainnya, pengandaliannya, dan peranannya dalam kesehatan serta
kesejahtaraan kita. Mikroorganisme sangat erat kaitannya dengan kehidupan kita (Pelczar, 1998).
Pengenalan alat-alat laboratorium penting dilakukan untuk keselamatan kerja saat melakukan
penelitian. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan berbahaya jika
penggunaannya tidak sesuai dengan prosedur (Plummer, 1987). Pentingnya dilakukan
pengenalan alat-alat laboratorium adalah agar dapat diketahui cara penggunaan alat tersebut
dengan baik dan benar, sehingga kesalahan prosedur pemakaian alat dapat diminimalisasi
sedikit mungkin. Hal ini penting supaya saat melakukan penelitian, data yang diperoleh
akan benar pula. Data-data yang tepat akan meningkatkan kualitas penelitian seseorang.
Selain itu, bahan dan peralatan yang digunakan dalam penelitian harus dalam kondisi steril.
Untuk mencapainya, maka diperlukan teknik sterilisasi. Sterilisasi ialah proses-proses untuk
menjadikan peralatan dan bahan-bahan bebas dari semua bentuk kehidupan. Tujuan
utamanya adalah supaya sebelum pengkulturan dapat mematikan mikroorganisme yang
tidak diinginkan dan tidak turut tumbuh dalam kultur murni (suatu kultur mikroorganisme
yang tersusun dari sel-sel sejenis(Taiyeb, 2001).
penelitian. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan berbahaya jika
penggunaannya tidak sesuai dengan prosedur (Plummer, 1987). Pentingnya dilakukan
pengenalan alat-alat laboratorium adalah agar dapat diketahui cara penggunaan alat tersebut
dengan baik dan benar, sehingga kesalahan prosedur pemakaian alat dapat diminimalisasi
sedikit mungkin. Hal ini penting supaya saat melakukan penelitian, data yang diperoleh
akan benar pula. Data-data yang tepat akan meningkatkan kualitas penelitian seseorang.
Selain itu, bahan dan peralatan yang digunakan dalam penelitian harus dalam kondisi steril.
Untuk mencapainya, maka diperlukan teknik sterilisasi. Sterilisasi ialah proses-proses untuk
menjadikan peralatan dan bahan-bahan bebas dari semua bentuk kehidupan. Tujuan
utamanya adalah supaya sebelum pengkulturan dapat mematikan mikroorganisme yang
tidak diinginkan dan tidak turut tumbuh dalam kultur murni (suatu kultur mikroorganisme
yang tersusun dari sel-sel sejenis(Taiyeb, 2001).
Pada dasarnya setiap alat memiliki nama yang menunjukkan kegunaan alat, prinsip kerja atau
proses berlangsungnya ketika alat digunakan. Beberapa kegunaan dapat dikenali berdasarkan
namanya. Penamaan alat-alat yang berfungsi mengukur biasanya diakhiri dengan kata meter
seperti termometer, spektometer dan lain-lain (Taiyeb, 2001).Secara umum fungsi setiap alat
diberikan secara umum, karena tidak mungkin semua fungsi diutarakan, dalam melakukan
kegiatan di laboratorium. Untuk memudahkan dalam memahami alat-alat laboratorium dapat
digunakan dalam waktu relatif lama dan dalam keadaan baik, perlu pemeliharaan dan
penyimpanan yang memadai.Porselen sebagai bahan pembuat alat laboratorium mempunyai
keunggulan tahan (resistant) terhadap suhu tinggi. Pada permukaan alat terbuat dari porselen
biasanya diupam (glazir), sehingga bahan porselen tidak tembus sinar. Selain bahan porselen,
masih ada lagi bahan alat laboratorium yang terbuat dari plastik. Plastik dapat dikelompokkan
menjadi beberapa kelompok tergantung dari bahan penyusunnya. Coba perhatikan alat
laboratorium, misalnya corong, botol kimia, atau gelas kimia. Alat-alat tadi dapat bersifat
keras atau lentur, atau tembus sinar, tembus pandang atau tidak tembus sinar. Hal tersebut
disebabkan karena bahannya berbeda. Bahan penyusun plastik berupa Polythene,
Polypropylene, PVC dan Styrene (Lahay, 2004).
Melakukan suatu percobaan di laboratorium, kadang-kadang harus dipilih bahan peralatan
proses berlangsungnya ketika alat digunakan. Beberapa kegunaan dapat dikenali berdasarkan
namanya. Penamaan alat-alat yang berfungsi mengukur biasanya diakhiri dengan kata meter
seperti termometer, spektometer dan lain-lain (Taiyeb, 2001).Secara umum fungsi setiap alat
diberikan secara umum, karena tidak mungkin semua fungsi diutarakan, dalam melakukan
kegiatan di laboratorium. Untuk memudahkan dalam memahami alat-alat laboratorium dapat
digunakan dalam waktu relatif lama dan dalam keadaan baik, perlu pemeliharaan dan
penyimpanan yang memadai.Porselen sebagai bahan pembuat alat laboratorium mempunyai
keunggulan tahan (resistant) terhadap suhu tinggi. Pada permukaan alat terbuat dari porselen
biasanya diupam (glazir), sehingga bahan porselen tidak tembus sinar. Selain bahan porselen,
masih ada lagi bahan alat laboratorium yang terbuat dari plastik. Plastik dapat dikelompokkan
menjadi beberapa kelompok tergantung dari bahan penyusunnya. Coba perhatikan alat
laboratorium, misalnya corong, botol kimia, atau gelas kimia. Alat-alat tadi dapat bersifat
keras atau lentur, atau tembus sinar, tembus pandang atau tidak tembus sinar. Hal tersebut
disebabkan karena bahannya berbeda. Bahan penyusun plastik berupa Polythene,
Polypropylene, PVC dan Styrene (Lahay, 2004).
Melakukan suatu percobaan di laboratorium, kadang-kadang harus dipilih bahan peralatan
yang cocok, sehingga tidak terjadi kekeliruan atau salah pengertian mengenai sifat bahan
peralatan tersebut. Peralatan gelas harus selalu bersih, yaitu dicuci dengan larutan
deterjen yang cukup hangat. Bila memungkinkan perlu dibilas dengan basa atau asam,
lalu dibilas sekali lagi dengan air bersih. Sebelum digunakan, peralatan gelas tersebut
dibilas sekali lagi dengan larutan yang akan digunakan yang akan di simpan dalam peralatan
tersebut. Peralatan gelas seperti pipet, labu takar dan lain-lain, sangat teliti dan merupakan
produksi kerajian dan teknologi yang berkualitas tinggi. Namun demikian ketelitian tidak
akan berarti bila selama analisa, penggunaan alat dan prosedur tidak dikakukan dengan
cermat dan tepat (Hala, 2009).
peralatan tersebut. Peralatan gelas harus selalu bersih, yaitu dicuci dengan larutan
deterjen yang cukup hangat. Bila memungkinkan perlu dibilas dengan basa atau asam,
lalu dibilas sekali lagi dengan air bersih. Sebelum digunakan, peralatan gelas tersebut
dibilas sekali lagi dengan larutan yang akan digunakan yang akan di simpan dalam peralatan
tersebut. Peralatan gelas seperti pipet, labu takar dan lain-lain, sangat teliti dan merupakan
produksi kerajian dan teknologi yang berkualitas tinggi. Namun demikian ketelitian tidak
akan berarti bila selama analisa, penggunaan alat dan prosedur tidak dikakukan dengan
cermat dan tepat (Hala, 2009).
BAB II
METODE PRAKTIKUM
- Waktu dan tempat
Praktikum ini dilaksanakan pada hari selasa tanggal28Februari 2013, bertempat
di Laboraturium Mikrobiologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
Lambung Mangkurat, Banjarbaru.
di Laboraturium Mikrobiologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
Lambung Mangkurat, Banjarbaru.
- Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini antara lain tabung reaksi, gelas piala, labu ukur,
gelas ukur, cawan petri, pipet volumetric, buret, jarum inokulasi/Ose, oven, otoklaf, lampu
spiritus/pembakarbunsen, neraca analitik, pH meter, incubator, waterbath, refrigerator incubator,
freezer, haemocytrometer, spectronic 20 D, Colony counter, Hot plate, Vortex mixer, dan lain-lain.
gelas ukur, cawan petri, pipet volumetric, buret, jarum inokulasi/Ose, oven, otoklaf, lampu
spiritus/pembakarbunsen, neraca analitik, pH meter, incubator, waterbath, refrigerator incubator,
freezer, haemocytrometer, spectronic 20 D, Colony counter, Hot plate, Vortex mixer, dan lain-lain.
Dalam praktikum kali ini tidak ada bahan yang dipergunakan, karena paraktikum ini
bertujuan hanya untu memperkenalkan alat-alat yang akan dipergunakan berikut fungsinya.
bertujuan hanya untu memperkenalkan alat-alat yang akan dipergunakan berikut fungsinya.
- Cara Kerja
- Mengamati alat-alat dilaboratorium mikrobiologi yang disediakan
- Mencatat nama-nama alat berserta fungsinya
- Mendokumentasikan alat-alat tersebut
- Mengetahui cara penggunaan dan pemeliharaan yang baik terhadap alat-alat tersebut
.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dan pembahsan
File lengkap bentuk word ada di link downloadLink Donwload Full File Word
Terimakasih Sudah Berkunjung....
Terimakasih Sudah Berkunjung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar